Penulisan Huruf Kapital Serta Contoh Penggunaannya

Penulisan huruf kapital nyatanya tidaklah sembarangan. Ada aturan tersendiri menuliskan huruf kapital yang benar sesuai aturan bahasa Indonesia. Jika anda ingin menjadi penulis yang handal, anda harus mengerti cara penulisan huruf kapital yang baik dan benar. Dan berikut ini adalah aturan pemakaian huruf kapital dalam bahasa Indonesia.

Penulisan Huruf Kapital Serta Contoh Penggunaannya

Pengertian Huruf Kapital

Huruf kapital adalah huruf besar atau Huruf kapital adalah huruf abjad yang digunakan pada awal dari kata. Huruf kapital juga sering disebut sebagai penanda bunyi suatu kata. Huruf kapital digunakan pada huruf pertama kata, seperti kata keterangan, catatan, maupun kata yang didahului pernyataan lengkap dan diikuti oleh paparan yang terperinci. Terdapat beberapa aturan dalam penggunaan huruf kapital diantaranya adalah sebagai berikut.

Aturan Penggunaan Huruf Kapital

Berikut ini adalah tatacara menggunakan huruf kapital pada bahasa Indonesia.

Huruf Kapital Pada Huruf Pertama Awal Kalimat

Huruf Kapital atau huruf besar digunakan sebagai huruf awal pada kalimat. Sederhananya saat kita memulai sebuah kalimat baru, kita menggunakan huruf kapital pada awal katanya.

Contoh :

  1. Dia membeli sepucuk bunga.
  2. Apa maksudnya itu ?
  3. Saya masih merasa lapar. Apakah kita harus makan sesuatu ?
  4. Tugas itu akan dikumpul dalam dua jam.

Huruf Kapital Pada Huruf Pertama Petikan Langsung

Biasanya kita menggunakan kata petikan langsung pada model reported speech, seperti saat kita ingin menyampaikan sesuatu pesan dari orang lain. Untuk mengutip kata ucapan orang tersebut kita dapat menganggap bahwa itu sebagai sebuah kalimat baru, meskipun tidak di dahului oleh titik atau penanda akhir kalimat.

Contoh :

  1. Adik bertanya, “Kapan kita akan sarapan ? “
  2. Ibu menasehati kakak, “Jangan suka mengganggu adikmu !”
  3. “Kemarin aku bertemu artis,” ujarnya.
  4. “Besok pagi,” kata Ibu, “Dia akan berangkat.”

Huruf Kapital Digunakan Sebagai Huruf Pertama Dalam Ungkapan Yang Berhubungan Dengan Agama, Kitab Suci, dan Tuhan

Huruf kapital juga digunakan pada huruf pertama untuk ungkapan yang berkaitan dengan Agama, Kitab Suci, Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan. Sebagai contoh perhatikan contoh di bawah ini.

Contoh :

  1. Islam
  2. Quran
  3. Kristen
  4. Alkitab
  5. Hindu Weda
  6. Allah
  7. Yang Maha kuasa
  8. Yang Maha Pengasih
  9. Tuhan akan menunjukkan jalan kepada hambaNya.
  10. Bimbing hamba-Mu ini, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.

Huruf Kapital Digunakan Sebagai Huruf Awal Gelar Kehormatan

Huruf kapital juga digunakan sebagai huruf pertama pada gelar keturunan, kehormatan, maupun keagamaan dan diikuti dengan nama orang. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh di bawah ini.

Contoh :

  1. Mahaputra Yamin
  2. Sultan Hasanuddin
  3. Haji Agus Salim
  4. Imam Syafii
  5. Nabi Ibrahim

Catatan

Huruf kapital tidak digunakan pada nama gelar kehormatan, keturunan dan keagamaan yang tidak diikuti dengan nama orang.

Contoh :

  1. Dia baru saja diangkat menjadi sultan.
  2. Pada tahun ini dia pergi naik haji
  3. Ilmunya belum seberapa, tetapi lagaknya sudah seperti kiai.

Pada Nama Jabatan Diikuti Nama Orang, Instansi, Atau Tempat

Huruf kapital juga digunakan sebagai huruf pertama untuk nama jabatan yang diikuti nama orang, nama tempat, atau nama instansi yang digunakan dari nama orang tertentu. Perhatikan contoh di bawah ini.

Contoh :

  1. Wakil Presiden Adam Malik
  2. Perdana Menteri Nehru
  3. Profesor Supomo
  4. Laksmana Muda Udara Husein Sastranegara
  5. Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian
  6. Gubernur Jawa Tengah.

Huruf Kapital Digunakan Pada Nama Jabatan Atau Instansi

Huruf kapital juga digunakan sebagai huruf pertama dari nama jabatan atau nama instansi yang mengarah pada bentuk lengkapnya. Untuk lebih jelas perhatikan contoh di bawah ini.

Contoh :

Pertemuan itu dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia
Kegiatan ini sudah direncanakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.

Catatan :

Huruf kapital tidak digunakan pada nama jabatan dan pangkat yang tidak merujuk kepada nama orang, nama instansi, atau nama tempat tertentu. Sebagai contoh :

Contoh :

  1. Berapa orang camat yang hadir dalam rapat itu ?
  2. Divisi itu dipimpin oleh seorang mayor jenderal.
  3. Di setiap departemen terdapat seorang inspektur jenderal.

Huruf Kapital Pada Unsur-unsur Nama Orang

Huruf kapital juga digunakan pada huruf pertama dari unsur-unsur nama orang. Seperti contoh di bawah ini

Contoh :

  1. Amir Hamzah
  2. Dewi Sartika
  3. Wage Rudolf Supratman
  4. Halim Perdanakusumah
  5. Ampere

Catatan :

Huruf kapital tidak digunakan untuk huruf pertama seperti de, van, dan der (dalam nama Belanda), von (dalam nama Jerman), maupun da (dalam nama Portugal). Sebagai contoh

Contoh :

  1. J de Hollander
  2. P. van Bruggen
  3. van der Giessen
  4. Otto von Bismarck
  5. Vasco da Gamma

Huruf kapital juga tidak digunakan untuk menuliskan huruf pertama kata bin atau binti.

Contoh :

  1. Abdul Rahman bin Zaini
  2. Ibrahim bin adham
  3. Siti Fatimah binti Salim
  4. Zaitun binti Zainal

Huruf Kapital Nama Jenis Atau Satuan Ukur

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama singkatan nama orang yang digunakan untuk nama jenis atau satuan ukuran. Perhatikan contoh di bawah.

Contoh :

  1. pascal second = Pas
  2. J/K atau JK-1 = joule per Kelvin N = Newton

Catatan :

Huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.

Contoh

  1. mesin diesel
  2. 15 volt
  3. 10 ampere

Huruf Kapital Nama Suku, Bangsa, Dan Bahasa

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama suku, bangsa, dan bahasa. Perhatikan contoh di bawah ini.

Contoh :

  1. bangsa Eskimo
  2. suku Bugis
  3. bahasa Indonesia

Catatan :

Huruf kapital tidak digunakan pada nama bangsa, suku, dan bahasa yang merupakan bentuk dasar kata turunan. Sebagai contoh

Contoh :

  1. pengindonesiaan kata asing
  2. keinggris-inggrisan
  3. kejawa-jawaan

Huruf Kapital Nama Tahun, Bulan, Hari, Dan Hari Raya

Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari raya.

Contoh :

  1. tahun Hijriah
  2. tarikh Masehi
  3. bulan Agustus
  4. bulan Maulid
  5. hari Jumat
  6. hari Galungan
  7. hari Lebaran
  8. hari Natal

Huruf Kapital Nama Peristiwa Sejarah

Huruf kapital digunakan dalam menulis huruf pertama unsur-unsur nama peristiwa sejarah. Sebagai contoh

Contoh :

  1. Perang Candu
  2. Perang Dunia I
  3. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Catatan :

Huruf kapital tidak digunakan pada peristiwa sejarah yang tidak digunakan sebagai nama

Contoh :

  1. Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.
  2. Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia.

Huruf Kapital Nama Geografi

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama untuk unsur nama yang menyatakan geografi.

Contoh :

  1. Banyuwangi
  2. Asia Tenggara
  3. Amerika Serikat
  4. Cirebon
  5. Jawa Barat
  6. Eropa

Huruf Kapital Nama Geografi dan Diri Geografi

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur-unsur nama geografi yang diikuti nama diri geografi.

Contoh :

  1. Danau Toba
  2. Bukit Barisan
  3. Dataran Tinggi Dieng
  4. Gunung Semeru
  5. Jalan Diponegoro
  6. Jazirah Arab
  7. Ngarai Sianok
  8. Lembah Baliem
  9. Selat Lombok
  10. Pegunungan Jayawijaya
  11. Sungai Musi
  12. Tanjung Harapan
  13. Teluk Benggala
  14. Terusan Suez

Huruf Kapital Nama Geografi Didahului Penggambaran Budaya

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama nama diri atau nama diri geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan budaya. Sebagai contoh

Contoh

  1. ukiran Jepara
  2. pempek Palembang
  3. tari Melayu
  4. sarung Mandar
  5. asinan Bogor
  6. sate Mak Ajad

Catatan :

Huruf kapital tidak digunakan untuk unsur geografi yang tidak diikuti oleh nama diri geografi.

Contoh 1

  1. berlayar ke teluk
  2. mandi di sungai
  3. menyeberangi selat
  4. berenang di danau

Huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama nama diri geografi yang digunakan sebagai penjelas nama jenis.

Contoh 2

  1. nangka belanda
  2. kunci inggris
  3. peti cina
  4. pisang ambon

Huruf Kapital Nama Resmi Lembaga, Ketatanegaraan, Badan, dan Dokumen Resmi Negara

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama semua unsur nama resmi negara, lembaga resmi, badan, lembaga ketatanegaraan, dan nama dokumen resmi, kecuali kata tugas, seperti, atau, dan, oleh, dan untuk.

Contoh

  1. Republik Indonesia
  2. Departemen Keuangan
  3. Majelis Permusyawaratan Rakyat
  4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 1972
  5. Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak

Catatan 1

Huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama kata yang bukan lembaga resmi, nama resmi negara, badan, lembaga ketatanegaraan, dan nama dokumen resmi.

Contoh :

  1. beberapa badan hukum
  2. kerja sama antara pemerintah dan rakyat
  3. menjadi sebuah republik
  4. menurut undang-undang yang berlaku

Catatan 2

Jika yang dimaksudkan adalah nama resmi negara, lembaga kenegaraan, badan, lembaga resmi, dan dokumen resmi pemerintah dari negara tertentu, misalnya Indonesia, huruf awal kata itu ditulis dengan huruf kapital.

Contoh :

  1. Pemberian gaji bulan ke-13 sudah disetujui Pemerintah.
  2. Tahun ini Departemen sedang menelaah masalah itu.
  3. Surat itu telah ditandatangani oleh Direktur.

Huruf Kapital Bentuk Ulang Sempurna

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dokumen resmi, dan judul karangan.

Contoh :

  1. Perserikatan Bangsa-Bangsa
  2. Rancangan Undang-Undang Kepegawaian
  3. Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial
  4. Dasar-Dasar Ilmu Pemerintahan

Catatan:

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, majalah, surat kabar, dan makalah, kecuali kata tugas seperti di, ke, dan, yang, dari, dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal.

Contoh :

  1. Saya telah membaca buku Pertualangan Piter King ke Roma.
  2. Bacalah majalah Bahasa dan Sastra.
  3. Dia adalah agen surat kabar Sinar Pembangunan.
  4. Ia menyelesaikan makalah “Asas-Asas Hukum Perdata”.

Huruf Kapital Untuk Gelar, Pangkat, Dan Sapaan

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur singkatan nama pangkat, gelar, dan sapaan yang digunakan dengan nama diri.

Contoh :

  1. Dr. doktor
  2. S.E.= sarjana ekonomi
  3. S.H. = sarjana hukum
  4. S.S. = sarjana sastra
  5. S.Kp. = sarjana keperawatan
  6. M.A. = master of arts
  7. M.Hum. = magister humaniora
  8. Prof. = profesor
  9. K.H.. = sarjana hukum
  10. S.H. = kiai haji
  11. Tn. = tuan
  12. Ny. = nyonya
  13. Sdr. = saudara

Catatan:

Gelar akademik dan sebutan lulusan perguruan tinggi, termasuk singkatannya, diatur secara khusus dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/U/1993.

Huruf Kapital Penunjuk Hubungan Kekerabatan

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman, yang biasanya dalam penyapaan atau pengacuan.

Contoh :

  1. Adik bertanya, “Itu apa, Bu?”
  2. Besok Paman akan datang.
  3. Surat Saudara sudah saya terima.
  4. “Kapan Bapak berangkat?” tanya Harto.
  5. “Silahkan duduk, Dik!” kata orang itu.

Catatan :

Huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, yang tidak digunakan pengacuan atau penyapaan.

Contoh :

  1. Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
  2. Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
  3. Dia tidak mempunyai saudara yang tinggal di Jakarta.

Huruf Kapital “Anda” Dalam Penyapaan

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama kata Anda yang digunakan dalam penyapaan.

Contoh

  1. Sudahkah Anda tahu ?
  2. Siapa nama Anda ?
  3. Surat Anda telah kami terima dengan baik.

Demikianlah beberapa aturan penulisan huruf kapital yang bisa dibagikan kepada anda semua. Semoga dengan membaca tulisan mengenai huruf kapital di atas, Anda bisa memahami cara menulis yang baik dan benar sesuai aturan bahasa Indonesia.