12 Macam Jenis Penilaian K13 untuk Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah

Advertisement
Continue Reading Below
Di dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 angka 1 menyatakan bahwa “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran supaya peserta didik secara aktif mengembangkan potensi yang ada pada dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”.
Jenis Penilaian K13
Fungsi dan tujuan pendidikan nasional tersebut merupakan parameter utama untuk merumuskan Standar Nasional Pendidikan. Standar Nasional Pendidikan dengan fungsinya sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. 

Ada 8 standar pendidikan nasional yang salah satunya adalah Standar Penilaian yang bertujuan untuk:
  1. menjamin perencanaan penilaian peserta didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan berdasarkan prinsip-prinsip penilaian;
  2. menjamin pelaksanaan penilaian peserta didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan
  3. menjamin pelaporan hasil penilaian peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif.

Standar Penilaian Pendidikan disusun untuk memberikan acuan penilaian bagi pendidik, satuan pendidikan, dan Pemerintah pada satuan pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Kemudian di dalam standar penilaian ada 12 (dua belas) jenis penilaian yaitu:

1. Penilaian Antar Teman
Acuan Kualitas Perangkat Penilaian Sebaya atau antar teman adalah sebagai berikut:
  • Sesuai dengan Kompetensi dan indikator yang dinilai atau diukur
  • Indikator yang diukur dapat diamati oleh teman sebaya
  • Kriteria penilaian dibuat secara sederhana
  • Bahasa yang digunakan lugas dan dapat dipahami peserta didik
  • Format penilaian dibuat sederhana dan dapat dipahami peserta didik
  • Tidak bermakna ganda atau berambigu
  • Indikator mendeskripsikan situasi yang sebenarnya atau nyata
  • Dapat mengukur target kemampuan yang akan diukur atau valid
  • Memuat indikator-indikator isensial
  • Indikator dapat menunjukkan sikap yang dapat diukur
  • Adanya level terendah sampai kemampuan tertinggi

2. Observasi
Teknik pengembangan instrumen observasi adalah sebagai berikut:
  • Menentukan kompetensi sikap yang akan dinilai,
  • Menentukan  komponen  sikap  yang akan dinilai apakah  terkait  kognitif,  afektif  atau   psikomotorik,
  • Menyusun  indikator  tampilan  sikap  sesuai dengan  kompetensi yang akan diukur,
  • Merencanakan  waktu  penilaian (selama proses pembelajaran atau di akhir pembelajaran),
  • memilih  teknik-teknik  penilaian  yang  sesuai dengan indikator  sikap yang akan diukur
  • menyusun  rubrik penilaian sikap seperti kriteria kunci yang menunjukkan pencapaian indikator,
  • merencanakan   teknis  pencatatan sikap  apakah  dalam  bentuk  check list, deskripsi ataupun kualifikasi  (baik,  sedang,  kurang) dari tampilan sikap peserta didik,
  • Menyusun lembar observasi untuk mencatat deskripsi sikap dari peserta didik,
  • Menyusun tugas jika diperlukan. Tugas digunakan untuk tampilan sikap peserta didik yang dapat direncanakan dan atau dikondisikan untuk dapat ditampilkan oleh peserta didik.

3. Penilaian Diri
Langkah  perencanaan penilaian diri adalah sebagai berikut :
  • Menentukan ranah kompetensi atau kemampuan yang akan dinilai (kognitif/afektif/psikomotor)
  • Menentukan kompetensi atau aranah kemampuan yang akan dinilai
  • Menyusun kriteria penilaian yang akan digunakan
  • Menyusun format

4. Penilaian Jurnal
Jurnal  adalah  catatan pendidik didalam dan diluar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan  dan  kelemahan  peserta didik berkaitan dengan sikap dan perilaku.
Penilaian sikap dapat dilakukan dengan observasi melalui:
  • jurnal belajar siswa (buku harian),
  • pertanyaan langsung,
  • laporan pribadi.

5. Penilaian Produk
Petunjuk teknis perencanaan penilaian produk adalah sebagai berikut:
  • Menentukan kompetensi yang akan dinilai
  • Menetapkan produk yang akan dibuat.
  • Merencanakan penilaian apakah secara holistik atau analitis. Cara holistik, yaitu berdasarkan kesan keseluruhan dari produk.  Kemudian  dengan cara analitik, yaitu berdasarkan aspek-aspek produk.
  • Menetapkan batas waktu pengerjaan produk.
  • Merumuskan tahapan pelaksanaan pekerjaan
  • Menetapkan kriteria penilaian produk.
  • Menyusun rubrik penilaian  penilaian.
  • Menyusun daftar cek atau skala rating sebagai pedoman observasi terhadap produk peserta didik, jika diperlukan

6.  Penilaian Proyek
Petunjuk teknis dan acuan  perencanaan penilaian proyek adalah sebagai berikut:
  • Menentukan  kompetensi atau aspek kemampuan yang sesuai untuk dinilai melalui proyek.
  • Mencakup penilaian perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan proyek
  • Menyusun indikator proses dan hasil belajar berdasarkan kompetensi.
  • menentukan kriteria  yang menunjukkan capaian  indikator
  • merencanakan apakah task bersifat kelompok atau individual
  • merencanakan teknik-teknik penilaian  individual untuk tugas yang dikerjakan secara kelompok
  • menyusun tugas sesuai dengan  rubrik penilaian

7.  Penilaian Sikap
Petunjuk teknis dan acuan  perencanaan penilaian proyek adalah sebagai berikut:
  • Menentukan kompetensi yang akan dinilai
  • Menentukan komponen sikap  yang  akan dinilai (kognitif/afektif/psikomotorik
  • Menyusun indikator tampilan sikap
  • Merencanakan waktu penilaian
  • Menyusun  rubrik penilaian ranah sikap  yang berupa kriteria kunci
  • Merencanakan teknis  pencatatan sikap
  • Menyusun lembar observasi
  • Menyusun perangkat soal seandainya penilaian sikap menggunakan skala sikap
  • Menyusun task/tugas untuk tampilan sikap peserta didik

8. Tes Tertulis
Petunjuk teknis perencanaan penilaian tes tertulis bentuk pilihan 
  • menentukan  kompetensi yang dinilai dalam satu pokok bahasan tertentu.
  • menyusun indikator hasil belajar berdasarkan kompetensi yang telah dirumuskan.
  • menentukan lamanya waktu pelaksanaan tes.
  • menentukan tipe tes bentuk pilihan yang akan digunakan.
  • menghitung banyaknya butir soal yang dapat diselesaikan dalam waktu yang ditentukan,
  • menentukan sub pokok bahasan yang harus dicakup,
  • menentukan proporsi banyaknya butir soal untuk setiap subpokok bahasan. Proporsi ini tergantung pada tingkat kepentingan subpokok bahasan satu terhadap yang lain.
  • menentukan distribusi tingkat kesukaran soal
  • menyusun kisi-kisi tes
  • menentukan  kompetensi yang dinilai  untuk satu jangka waktu tertentu (tengah/akhir semester).
  • menyusun indikator hasil belajar.
  • menentukan lamanya waktu  tes.
  • menentukan tipe tes bentuk pilihan yang akan digunakan.
  • menghitung banyaknya butir soal dalam waktu yang telah ditentukan.
  • menentukan pokok bahasan yang harus dicakup.
  • menentukan proporsi banyaknya butir soal untuk setiap pokok bahasan.
  • menentukan distribusi tingkat kesukaran,
  • menyusun kisi-kisi tes.

9. Unjuk Kerja
Penilaian proses ( formatif ). Petunjuk  perencanaan untuk penilaian proses  adalah sebagai berikut:
  • menentukan  kompetensi yang dinilai
  • menyusun indikator proses dan hasil belajar
  • menentukan kriteria  kunci
  • menyusun kriteria kunci  ke dalam rubrik
  • menyusun task sesuai dengan rubrik penilaian
  • mengujicobakan task/tugas
  • memperbaiki task/tugas
  • menyusun indikator hasil belajar
  • menyusun indikator hasil belajar
  • menguraikan kriteria 
  • menyusun kriteria  ke dalam rubrik
  • menyusun task sesuai rubrik penilaian
  • mengujicobakan task atau tugas
  • memperbaiki task atau tugas
  • menyusun kriteria atau batas kelulusan/batas standar minimal capaian kompetensi   peserta didik 

10. Unjuk Kerja
Petunjuk pelaksanaan penilaian unjuk kerja untuk penilaian proses
  • menyampaikan rubrik kunci  kepada peserta didik
  • menyampaikan rubrik kunci  kepada peserta didik
  • melakukan penilaian selama proses belajar
  • membandingkan kinerja peserta didik dengan rubrik penilaian
  • memetakan kemampuan peserta didik
  • menyampaikan rubrik  kepada peserta didik
  • menyampaikan task/tugas kepada peserta didik
  • memeriksa kesediaan alat dan bahan
  • melaksanakan penilaian selama rentang waktu yang direncanakan
  • membandingkan kinerja peserta didik dengan rubrik penilaian
  • melakukan penilaian dilakukan secara individual
  • mencatat hasil penilaian
  • mendokumentasikan hasil penilaian

11. Penilaian Portofolio
Petunjuk teknis perencanaan  penilaian portofolio adalah sebagai berikut:
  • Menentukan  kompetensi  dasar (KD)  yang  akan dinilai
  • Menginformasikan  rencana penilaian  kepada  peserta didik
  • Merumuskan tujuan pembelajaran
  • Menentukan kriteria penilaian
  • Menjelaskan kriteria penilaian dari  hasil  karya  peserta  didik
  • Menentukan format  pendokumentasian hasil penilaian  portofolio
  • Menyiapkan map yang diberi identitas

12. Tes Lisan
Petunjuk teknis dan acuan  perencanaan penilaian lisan
  • menentukan  kompetensi pengetahuan yang sesuai untuk dinilai melalui tes lisan
  • menyusun indikator proses dan hasil belajar berdasarkan kompetensi pengetahuan yang dinilai melalui tes lisan
  • menentukan kriteria  kunci yang menunjukkan capaian indikator hasil belajar pada kompotensi pengetahuan
  • menyusun kriteria kunci  ke dalam rubrik penilaian
  • menyusun pedoman pertanyaan yang menunjukkan kemampuan menggunakan bahasa lisan, sistematika berfikir, memecahkan masalah, mengungkapkan hubungan sebab akibat, dan mempertanggungjawabkan pendapat atau konsep yang dikemukakan sesuai dengan pokok-pokok pertanyaan evaluasi yang akan diajukan (memiliki validitas yang tinggi, baik dari segi isi maupun konstruksinya) serta harus disiapkan  pedoman jawaban betul dan peskorannya).
  • Menyiapkan Lembaran penilaian, berupa format yang akan digunakan untuk mencatat skor hasil penilaian keberhasilan menjawab setiap soal yang diajukan
Demikian jenis-jenis penilaian semoga bermanfaat. Amin.

Advertisement
Continue Reading Below