Apa Itu Pendidikan: Definisi, Tujuan dan Misi Pendidikan Nasional

Advertisement
Continue Reading Below
Salah satu cara seseorang ingin sukses di kehidupan ini adalah dengan memperoleh pendidikan. Pendidikan yang bisa menjadikan seseorang bisa sukses dengan pendidikan yang baik. Sebut saja negara seperti Finlandia yang merupakan salah satu negara paling bahagia di dunia. Salah satu indikatornya negara yang bahagia adalah pendidikan yang baik dan terjangkau bagi masyarakatnya serta sistem yang dibangunnya juga baik.

Berbicara tentang pendidikan. kadang-kadang kita bertanya Apa itu pendidikan, tujuan dan misinya bagi kita. Banyak sekali definisi tentang pendidikan yang dirumuskan oleh pakar baik di dalam maupun di luar negeri. Secara sederhana pendidikan bisa didefinisikan sebagai “sebuah proses melalui pembelajaran yang dilakukan untuk menjadikan anak (peserta didik)  menjadi manusia yang tumbuh kembangnya bermanfaat baginya sendiri,  lingkungan dan masyarakatnya yang berpedoman kepada ajaran agamanya”. 

apa%2Bitu%2Bpendidikan

Dari definisi di atas pendidikan merupakan sebuah proses untuk menjadikan manusia yang bermanfaat untuk dirinya agar dalam mengarungi kehidupan ini senantiasa berpegang teguh dengan prinsif bermanfaat untuk semua. tetapi itu saja tidak cukup, dalam agama Islam ada prinsif yang harus dijalani oleh manusia yaitu menjalin hubungan baik dengan manusia dan menjalin hubungan baik dengan tuhan.

Dengan definisi di atas diharapkan sejak awal selalu ditanamkan agar pendidikan itu tidak hanya mencetak manusia yang sukses di mata manusia tetapi juga sukses di hadapan Tuhannya. Secara sederhana pendidikan itu menjadikan manusia yang menghadapi esok hari baik dari segi duniawi maupun ukhrawi.
Tujuan pendidikan sudah lama dirumuskan oleh negara kita. Ada beberapa rumusan yang sudah ditetapkan oleh negara yaitu:
  1. TAP MPR No. 4/MPR/1975, tujuan pendidikan adalah pembangunan di bidang pendidikan yang didasarkan atas falsafah Negara Pancasila dan diarahkan untuk membangun manusia-manusia pembangun yang berpancasila.
  2. Undang-undang No. 2 Tahun 1985, isi dari tujuan pendidikan adalah memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
  3. GBHN 1988 (BP 7, 105) memberi batasan tentang pendidikan nasional adalah: pendidikan nasional berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia, Pancasila, serta Undang-undang Dasar 1945, yang diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan, harkat dan martabat manusia serta masyarakat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  4. TAP MPR No. 2/MPR/1993, tujuan pendidikan nasional adalah meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas,  kreatif, terampil, berdisplin, beretos kerja profesional serta sehat jasmani dan rohani.
  5. Undan-undang No. 20 Tahun 2003 tentang pendidikan nasional adalah menciptakan peserta didik:
  • Beriman, dengan beriman diharapkan peserta didik menjadi manusia yang berkarakter moral yang baik dimanapun dan kapanpun serta ingin mencegah dari pikiran-pikiran yang bertolak belakang dengan moral, budaya dan agama.
  • Berkarakter, karakter yang disinggung disini adalah karakter moral dan kinerja. Dengan karakter maka peserta didik atau manusia mempunyai sikap yang baik dan etos kerja yang baik. 
  • Sehat, dengan pendidikan diharapkan anak atau peserta didik sadar akan kesehatan dirinya lingkungan sekitarnya. Sadar bahwa sehat merupakan salah satu faktor penting dalam mengarungi kehidupan dan menjauhkan diri dari kehidupan yang tidak sehat seperti pergaulan bebas, pemakaian obat-obat terlarang serta gaya hidup yang tidak sehat. Sehat yang dimaksud di sini tidak hanya sehat secara jasmani tetapi juga sehat secara rohani. Sehat rohani akan melindungi diri dari hal-hal yang membuat seseorang bisa merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Jadi dalam tujuan pendidikan nasional adalah membentuk manusia yang sehat jasmani dan rohani.
  • Berilmu, pepatah lama  mengatakan “tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”. Dari pepatah tersebut dapat kita ambil pesan yang baik untuk kita. Pesan yang yang sampaikan dari pepatah di atas adalah tuntutlah ilmu sebanyak-banyaknya agar menjadi manusia yang berilmu. Salah satu tujuan dari pendidikan nasional yaitu membentuk manusia yang berilmu.
  • terampil, dengan pendidikan yang baik diharapkan peserta didik bisa terampil dan cakap. Dalam perkembangan zaman sekarang peserta didik tidak hanya dituntut baik dan segi kognitif tetapi juga harus baik dalam keterampilan (psikomotorik) dan lebih bagus lagi jika dipadukan dengan keterampilan-keterampilan dalam menjalankan ibadah yang dianutnya.
  • kreatif, kreatif merupakan sebuah karakter yang yang baik dan sangat berguna bagi setiap orang. Dengan kreativitas peserta didik mampu menciptakan karya-karya yang kreatif. untuk memunculkan karakter peserta didik haruslah dibentuk, direkayasa dan dibimbing. Oleh karena itu tujuan dari pendidikan nasional adalah menjadikan peserta didik kreatif.
Demikianlah, betapa pentingnya pendidikan dalam sebuah kehidupan manusia. Dengan pendidikan manusia bisa jadi mulia di hadapan manusia. Tetapi itu saja tidak cukup, dengan pendidikan kemudian diintegrasikan dengan karakter akhirnya akan menjadikan manusia bukan saja bermanfaat untuk dirinya tetapi bermanfaat untuk lingkungan, masyarakat dan agamanya. 

Lihat Juga
Advertisement
Continue Reading Below