RESENSI BUKU : SEJARAH WALI SONGO (MISI PENGISLAMAN DI TANAH JAWA)

Advertisement
Continue Reading Below
A. IDENTITAS BUKU 

Sejarah Wali Songo Misi Pengislaman Di Tanah Jawa

Judul Buku :  Sejarah Wali Songo Misi Pengislaman Di Tanah Jawa

Penulis Buku :  Budiono Hadi Sutrisno
Penerbit Buku :  Graha Pustaka Yogyakarta
Tahun Terbit :  Juni 2008, Cetakan V
Kota Terbit :  Yogyakarta
Jumlah Halaman :   227 Halaman
Peresensi              :   Hana Imtiyaza
Kelas                    :   X IPS 3
Sekolah                :   SMA N 1 BREBES

B. SINOPSIS BUKU
Perjuangan Wali Songo dalam menyebarkan Agama Islam di Indonesia khususnya Pulau Jawa sangat berat karena kondisi spiritual atau masyarakat di Jawa khususnya sudah terlanjur mengakar kuat dalam struktur sosial dan spritual masyarakat.
Seperti masyarakat pada abad ke -5 sudah memeluk agama hindu akibat dari penyebaran yang dilakukan oleh para brahmana dan munculnya kerajaan kerajaan hindu budha di Indonesia membuat masyarakat Jawa semakin erat memeluk agama Hindu yang tercampur dari kepercayaan nenek moyang.
Dan akhirnya bercampur dengan agama hindu dan budha, tapi ketika Majapahit sebagai kerajaan Hindu terbesar di nusantara mulai runtuh dan para wali songo mulai datang ke Indonesia dimulai dari abad ke 15 berdasarkan batu nisan Maulana Malik Ibrahim yang disebut sebagai sesepuh wali dan wali pertama yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa .
(Hal 11 Bab 1) penyebaran dakwah Islam oleh wali Songo dimulai dari Maulana Malik Ibrahim, wali kedua yaitu Sunan Ampel yang berdakwah di Surabaya tepatnya di Ampel Denta dan mendirikan pesantren sekaligus Masjid yang di gunakan sebagai pusat dakwah Islam di wilayah kerajaan Majapahit,Sunan Ampel juga menjadi sesepuh atau mufti para wali pengganti Maulana Malik Ibrahim.
(Hal 25 Bab 2)Proses Islamisasi di Pulau Jawa berjalan dengan aman dan damai,tanpa ada pergolakan serta kegoncangan psikologis dan sosial.hal ini di sebabkan para wali lebih menggunakan pendekatan cultural yang sarat dengan symbol symbol kebudayaan local,seperti wayang dan gamelan. Contoh wali yang media dakwahnya berupa gamelan dan wayang adalah Sunan kalijaga.
(Bab 9 hal 178-179) yang berhasil menggabungkan unsure kebudayaan lokal,hindu budha dan Islam secara baik sehingga dapat di terima masyarakat,akulturasi kebudayaan selanjutnya di lanjutkan juru dakwah berikutnya,sehingga praktek Islam dijawa terasa amat khas. Agama dan budaya berjalan secara selaras,serasi dan seimbang.
C. KELEBIHAN BUKU
Kelebihan buku ini adalah penulis mampu meberikan bukti dan penjelasan yang sistematis tentang sejarah perkembangan Islam di tanah Jawa. Dan mengulas Kecerdasan spiritual dan kultural dalam keberhasilannya melakukan misi pengislaman masyarakat di seluruh tanah Jawa di kupas tuntas secara damai tanpa pergolakan. Buku ini dapat dijadikan referensi dan berguna bagi masyarakat muslim khususnya untuk mengenal sejarah penyebaran Islam lebih detail.
D. KEKURANGAN BUKU
Kekurangan dalam buku ini adalah isi bab terlalu banyak dan bertele-tele .
Advertisement
Continue Reading Below