RESENSI BUKU : SEJARAH PERADAPAN ISLAM

Advertisement
Continue Reading Below
Keterangan Buku :
Judul Buku       : Sejarah Peradapan Islam
Penulis              : Drs. Samsul Munir Amin, M.A.
Penerbit            : AMZAH
Tahun terbit      : 2009
Jumlah Hal       : 472 halaman
Tebal buku       : 20,5 cm
Peresensi          : Maulana Hanantyo Karlif
Kelas                : X IPS 1
Sekolah            : SMA N 1 BREBES

Sinopsis :

Pada bagian awal buku ini pembaca akan diajak untuk memahami dan mengenal konsep sejarah, kebudayaan dan peradaban terlebih dahulu, mulai dari sejarah berdasarkan artian bahasa (etimologis) dan secara definisi istilah (terminologis). Kata “sejarah”berasal dari bahasa arab “syajaratun”, artinya pohon. Apabila digambarkan secara sistematik, sejarah hampir sama dengan pohon, memiliki cabang dan ranting, bermula dari sebuah bibit, kemudian tumbuh dan berkembang, lalu layu dan tumbang. Seirama dengan kata sejarah adalah silsilah, kisah, hikayat yang berasal dari bahasa arab. Sejarawan muslim Ibnu Khaldun mendefinisikan sejarah adalah catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia; tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat, seperti keliaran, keramah-tamahan, dan solidaritas golongan; tentang revolusi dan pemberontakan oleh segolongan rakyat melawan golongan yang lain dengan akibat timbulnya kerajaan-kerajaan dan Negara-negara, dengan akibat bermacam-macam; tentang bermacam-macam kegiatan dan kedudukan orang, baik untuk mencapai penghidupannya, maupun dalam bermacam-macam cabang ilmu pengetahuan dan pertukangan; dan pada umumnya, tentang segala perubahan yang terjadi dalam masyarakat karena watak masyarakat itu sendiri. Sedangkan menurut Sidi Gazalba, sejarah adalah gambaran masa tentang manusia dan sekitarnya sebagai makhluk social, yang disusun secara ilmiah dan lengkap, meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang member pengertian dan kepahaman tentang apa yang telah berlalu itu. Sejarah peradaban islam adalah keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan peradaban islam dari satu waktu ke waktu lain, sejak zaman lahirnya islam sampai sekarang,

Sejarah yang membahas berbagai peristiwa masa lalu, jangan diremehkan dan dibiarkan seiring dengan berlalunya waktu, sebab begitu besar makna sejarah bagi kehidupan manusia. “belajarlah dari sejarah”, demikian kata-kata mutiara yang dapat mengingatkan kita akan makna sejarah. Bahkan Presiden Pertama RI, Sukarno telah menitipkan sesuatu yang sangat berharga, berupa “Jasmerah” sebagai akronim dari “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah”.  

Untuk menguji dan mengalisis secara kritis rekaman dan peninggalan masa lampau, sejarah ada berbagai metode diantaranya metode penggalian sejarah dan metode penulisan sejarah. Sedangkan untuk membantu diperolehnya data historis yang akurat dibutuhkan ilmu-ilmu pendukung yang akan memperkuat keberadaan sejarah. Ilmu-ilmu yang dibutuhkan antara lain paleografi (ilmu khath), diplomatik, epigrafi, kronologis, sigilografi, heraldry, numismatic, genealogi.

Secara lengkap Periodisasi sejarah islam dapat dibagi menjadi delapan periode. Pertama, periode sejarah klasik (masa nabi Adam- sebelum diutusnya nabi Muhammad saw), kedua periode sejarah Rasulullah (570-632 M), ketiga periode sejarah Khulafaur Rasyidin (632-661 M), keempat periode pemerintahan Bani Umayah (661-749 M), kelima periode pemerintahan Bani Abbasiyah (749-1258 M), keenam periode pemerintahan Mamluk (1250-1517 M), ketujuh periode pemerintahan Usmani (1517-1923 M) dan kedelapan periode dunia Islam Kontemporer (1922-2000 M). 

Islam pernah mencapai kejayaan dalam bidang peradaban, bahkan sebelum bangsa Eropa maju, peradaban islam telah mencapai puncak kejayaannya. Dengan demikian, tidak dapat disangkal bahwa karena peradaban islam-lah peradaban Eropa menjadi maju, karena bangsa Eropa telah belajar dari peradaban Islam Spanyol. Oleh karena itu, mempelajari sejarah dan peradabannya adalah suatu keniscayaan, agar kemajuan peradaban islam dapat kembali diraih oleh umat Islam.

Sebagai buku sejarah yang bercerita tentang sejarah islam buku ini menceritakan banyak hal, sehingga banyak sekali informasi yang didapat untuk menjelaskan sejarah perkembangan islam dimasa kejayaanya dan dimasa kemunduranya, didalam buku ini pun termuat berbagai hal komplit mengenai struktur pemerintahan, pengangkatan kepala Negara dan pengakatan para gubernur serta berbagai cara dalam memperluas daerah kekusaan islam semua tertuang dalam buku Sejarah Peradaban Islam ini sehingga semua hal itu pada kenyataanya dapat dirasakan dampaknya hingga sampai saat sekarang ini.

Dari buku yang ditulis oleh penulis kelahiran Suradadi Tegal ini menunjukkan bahwa Sejarah perkembanga Islam sejak zaman Nabi Muhammad hingga saat ini akan terus berlangsung. Demikian pula dengan peradaban islam, senantiasa akan berlangsung di berbagai wilayah dunia islam. Adapun kelebihan yang bisa diungkap didalam buku Sejarah Peradaban islam karya Drs. Samsul Munir Amin ini yaitu Buku Sejarah Peradaban Islam ini memberikan banyak sekali pengetahuan mengenai sejarah peradaban islam dimulai dari pengertia sejarah, periodisasi sejarah dalam islam, perkembangan islam pada masa Nabi Muhammad, perkembangan islam dimasa dinasti – dinasti kerajaan besar  bahkan sampai peradaban islam di Indonesia. Semua terangkum didalam buku kecil yang sederhana ini sehingga patut untuk dibaca tidak hanya oleh para akademisi namun juga bagi siapapun yang ingin mengetahui mengenai sejarah perdaban islam secra lebih lanjut. Selain itu bahasa yang digunakan didalam buku Sejarah Peradaban Islam bisa dibilang ringkas, mudah dan sederhana sehingga mudah untuk dipahami oleh para pembaca melalui bahasa yang lugas dan terstruktur seakan memberikan gambaran yang nyata dalam mengembangkan iamajinasi pembaca seakan pembaca dapat merasakan bagaimana sejarah peradaban islam tersebut benar benar melekat dan terjadi pada masa perkembangan islam dimasa lalu. Meskipun banyak kelebihan pasti ada kekuarang, diantaranya Kekurangan yang sangat dirasakan di dalam buku ini adalah proporsi untuk pembahasan periode moderen sejarah dunia islam sangat kurang, dibandingkan dengan perode klasik dan periode pertengahan. 
Advertisement
Continue Reading Below