5 Cara Efektif Guna Meningkatkan Perhatian Siswa saat Belajar Daring

Advertisement
Continue Reading Below

Proses belajar mengajar melalui sistem daring membuat siswa cepat merasa capek dan bosan, hal ini kadang membuat siswa meninggalkan pembelajaran dengan cara mematikan fitur kamera agar tidak terpantau oleh guru. Bukan hal yang mudah bagi guru untuk menarik minat siswa mengikuti pelajaran sampai waktu selesai.

Olehnya itu, sebagai guru harus lebih kreatif untuk menghadapi permasalahan belajar daring. Berikut beberapa ide kreatif yang dapat dipraktekkan oleh guru untuk meningkatkan perhatian siswa terhadap pelajaran.

1. Permainan Otak

Advertisement
Continue Reading Below

Cara ini menekankan pada pelatihan otak untuk berpikir dengan cara berbeda. Untuk melakukannya cukup dengan memanfaatkan benda-benda yang ada disekitar kita seperti spidol, poster, majalah dan sebagainya. Cara pelaksanaannya, guru mengajukan pertanyaan berupa pertanyaan pembukaan, pengarahan, pengujian, percobaan, dan penutupan. Selain itu dapat juga dilakukan dengan membuat diagram, sketsa ide, permainan kata dan gambar untuk dijadikan bahasa visual. Sederhananya, cara ini merangsang kemampuan improvisasi dan respon siswa. Contoh permainan yang bisa dikerjakan yakni meminta siswa menyebutkan 20 istilah yang terdapat dalam materi selama 20 menit, kemudian meminta siswa menyebutkan 5 istilah yang paling banyak dibahas dalam materi pelajaran.

2. Penyegaran Masalah

Seorang profesor dari Standford bernama Tina Seelig pernah menyebutkan, salah satu cara untuk melatih kreativitas adalah dengan menanyakan pertanyaan yang sama persis dengan dua cara berbeda. Contoh: “Berapa jumlah dari 5+5? Sebutkan dua angka yang bila dijumlahkan sama dengan 10?” Jawaban dari pertanyaan pertama memiliki satu tujuan/hasil yang pasti, sedangkan pertanyaan kedua bisa dijawab dengan banyak cara.

3. Pengalihan 

Upayakan selama pembelajaran, sisihkan beberapa menit untuk melakukan hal lain yang lebih santai sehingga siswa merasa segar kembali termasuk untuk beristrahat sejenak. Pada hakikatnya, pikiran siswa membutuhkan ruangan kosong untuk mengembalikan perhatian siswa sehingga bisa lebih fokus terhadap pelajaran..

4. Periksa Lingkungan 

Kondisi lingkungan berpengaruh terhadap mood siswa mengikuti pelajaran terutama sistem daring. Steve Jobs menemukan bahwa dengan berjalan kaki bisa menjadi cara yang paling berharga untuk bisa menyelesaikan masalah dan mendorong siswa mengingat kembali materi yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu tentukan faktor-faktor dari lingkungan sekitar, yang bisa membuat siswa menjadi lebih baik; mulai dari orang-orang yang tepat, tempat, musik (ada atau tidak). Semuanya bisa membuat sebuah perbedaan terhadap perhatian siswa pada pelajaran.

5. Jaga Momentum

 Begitu siswa mulai tertarik kembali mengikuti pelajaran, terus lakukan dan selesaikan materi yang akan diajarkan hingga selesai dengan tetap menjaga momentum. Hal ini dilakukan agar siswa tidak meninggalkan gadgetnya akibat rasa bosan. Momentum tersebut bagaikan sebuah api yang harus terus dikobarkan.