Debat: Pengertian, Bentuk, Jenis, dan Tata Cara Debat

Advertisement
Continue Reading Below
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia debat dapat diartikan sebagai pembahasan dan pertukaran pendapat melalui suatu masalah atau isu dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

  • Jika diskusi dilakukan untuk memperoleh kebenaran debat dilakukan untuk memperoleh kemenangan.
  • Wujud kemenangan dalam debat itu bisa berupa penerimaan usulan yang disampaikan oleh peserta .

Dalam tulisan kali ini kita akan membahas tentang debat: bentuk, Jenis, dan tata cara debat. Mari sama-sama kita pelajari tentang debat.

Debat: Pengertian, Bentuk, Jenis, dan Tata Cara Debat.
 Debat: Pengertian, Bentuk, Jenis, dan Tata Cara Debat


1. Bentuk Debat
Ada dua bentuk debat yang biasa kita kenal yaitu debat Inggris dan debat Amerika. 

Bentuk debat Inggris yaitu ada dua kelompok yang berhadapan kelompok yang pertama adalah kelompok pro dan yang kedua adalah kelompok kontra.

Sedangkan bentuk debat Amerika yaitu ada dua kelompok yang berhadapan namun dari tiap-tiap kelompok sudah menyiapkan tema melalui pengumpulan bahan serta penelitian dan penyusunan argumentasi yang cermat.

2. Jenis Debat

berdasarkan bentuk, maksud dan metodenya debat dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
  1. debat parlementer atau majelis
  2. debat pemeriksaan ulangan
  3. debat formal

3. Unsur dalam debat

Di dalam debat terdapat unsur-unsur debat, yaitu 

a. Mosi 

secara umum debat itu memiliki isi secara umum isi debat terdiri dari mosi. mosi dapat disusun berdasarkan peristiwa-peristiwa yang ada di masyarakat yang sedang hangat dibicarakan baik dalam negeri maupun yang ada di luar negeri

b. Tim Afirmasi/Pro/Pemerintah/Positif

Tim afirmasi atau bisa juga disebut dengan tim positif atau pro pemerintah. tim ini adalah tim yang mendukung atau setuju dengan mosi yang dibagikan peran dari tim afirmasi ini adalah 
  • menjelaskan dan memberikan definisi atas masalah 
  • memberikan penjelasan tentang cakupan masalah yang diperdebatkan
  • Seandainya tim afirmasi menggunakan proposal, maka diberikan penjelasan, mekanisme dan detail proposal tersebut dan harus dijabarkan secara terperinci
  • memberikan argumen-argumen yang jelas tentang mosi yang diperdebatkan


Tim afirmasi atau positif terdiri dari 4 pembicara atau debat yaitu 
  1. Pembicara pertama bertugas menjelaskan atau mendefinisikan suatu topik.
  2. Pembicara kedua yaitu menyangga pertanyaan dari pembicara pertama tim lawan.
  3. Pembicara ketiga yaitu bertugas menjaga pertanyaan pembicara kedua dari tim lawan.
  4. Pembicara pengulang yaitu bertugas menyampaikan kesimpulan.


c. Tim Oposisi/kontra/Negatif

Ini bisa juga disebut dengan tim kontra, negatif atau oposisi. tim ini adalah tim yang menentang atau tidak setuju dengan topik yang diperdebatkan.

Sama dengan tim afirmasi pembicara pembicara dalam tim negatif atau oposisi yaitu
  1. Pembicara pertama bertugas memberikan timbal balik atas definisi topik yang diutarakan oleh pembicara pertama dari tim afirmasi. 
  2. Pembicara kedua bertugas untuk menyanggah pertanyaan pembicara kedua dari tim afirmasi. 
  3. Pembicara ketiga bertugas menjaga pembicara ketiga dari tim afirmasi pembicara ketiga ini bertugas untuk mengulang kembali argumen-argumen yang telah disampaikan pembicara pertama dan kedua tim oposisi.
  4. Pembicara pengulang yaitu tim oposisi yang bertugas memberikan kesimpulan


4. Tata cara Debat

Tata cara debat di dalam debat juga ada tata cara agar penyampaian gagasan atau pendapat pada tiap-tiap tim berjalan dengan semestinya.

Pada dasarnya sebuah dapat dilaksanakan dengan cara yang hampir sama sebuah debat dilaksanakan Jika ada masalah yang harus dibicarakan atau diselesaikan.

Berikut ini penjelasan tentang proses pelaksanaan debat

– Pembukaan 

Bagian debat ini dibuka oleh moderator dalam tahap ini pemimpin debat atau moderator memperkenalkan diri dan jelaskan musik yang akan diperdebatkan kemudian memperkenalkan tiap-tiap tim dan membacakan tata tertib debat.

– Penyampaian pernyataan tiap-tiap tim terhadap topik atau mosi

Pembicara pertama pada tiap-tiap tim menyampaikan pendapatnya tentang mosi yang sudah disediakan Apakah menentang atau menyetujui nya penyampaian pernyataan ini dilakukan secara bergantian tanpa ada tanya jawab atau intruksi dari tim lain.

– Pelaksanaan debat 

Setiap tim diberi kesempatan untuk menyampaikan argumentasi argumentasi kemudian Selain itu setiap tim juga akan diberikan kesempatan untuk menyanggah argumen dari tim lawan.

– Kesimpulan

Pada bagian ini setiap tim menyampaikan kesimpulan nya terkait argumen-argumen yang telah disampaikan oleh pembicara pembicara sebelumnya kesimpulan disampaikan oleh pembicara yang keempat dari tiap-tiap tim.

– Penutup

Setelah pembicara keempat menyampaikan kesimpulan dari argumen yang telah disampaikan pembicara sebelumnya moderator akan menutup debat.

Kemudian moderator akan menyampaikan ringkasan. di dalam debat sering tidak terjadi kesepakatan antara dua belah pihak maka moderator hanya menyampaikan ringkasannya saja. 

Sering tidak terjadi kesepakatan antara dua belah pihak maka moderator hanya menyampaikan ringkasannya saja.

Pelaksanaan debat setiap sesi mendapat jatah waktu waktu yang diberikan untuk tiap-tiap tim biasanya di berikan 5 sampai 7 menit untuk setiap pembicara tim.

Sumber:
https://kbbi.web.id/debat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.2017. Bahasa Indonesia Kelas X
Advertisement
Continue Reading Below