Glosarium : istilah – istilah Zaman Pra aksara dan pola hidup nenek moyang bangsa indonesia

Advertisement
Continue Reading Below

A Cire perdue : teknik pembuatan alat dari logam dengan cara membuat model benda dari lilin yang kemudian dibungkus dengan tanah liat.

Artefak : benda arkeologi atau peninggalan benda-benda bersejarah, yaitu semua benda yang dibuat atau dimodilikasi oleh manusia yang dapat dipindahkan. Contoh artefak adalah alat-alat batu, logam, gerabah, prasasti, dan lain-lain

Barter : perdagangan dengan saling menukar barang.

Bekal Kubur : benda-benda atau hal-hal lain yang dikubur bersama dengan mayat.

Berhuma : membersihkan hutan dan menanaminya.

Bivalve : suatu teknik cetak ulang pada zaman prasejarah.

Cendrasa : kapak corong yang salah satu sisinya memanjang. Alat ini digunakan sebagai tanda kebesaran dan alat upacara.

Dinamisme : kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.

Dolmen : : susunan batu yang terdiri atas sebuah batu lebar yang ditopang oleh beberapa batu lain sehingga menyerupai meja.

Fosil : sisa-sisa penghidupan di zaman lampau yang ditemukan dalam keadaan membatu di lapisan tanah

Gerabah : benda mcah belah yang terbuat dari tanah liat

Kapak Corong : kapak perunggu berbentuk corong yang digunakan manusia prasejarah.

Kapak Genggam : alat batu yang dipangkas pada kedua permukaan.

Kapak Lonjong : alat yang terbuat dari batu dengan garis penampangnya memperlihatkan sebuah bidang berbentuk lonjong.

Kapak Penetak : bentuknya hampir sama dengan kapak perimbas, namun lebih besar dan masih kasar; berfungsi untuk membelah kayu, pohon, bambu.

Kapak Perimbas : alat batu yang dipangkas pada salah satu permukaan untuk memperoleh ketajamannya.

Kubur Batu : lempengan-lempengan batu yang digunakan untuk menyimpan mayat pada masa prasejarah.

Menhir : sebuah batu panjang yang didirikan tegak yang berfungsi sebagai batu peringatan dalam hubungan dengan pemujaan arwah leluhur.

Moko : sejenis nekara yang pada umumnya berukuran kecil; bidang pukulnya menjorong ke luar dari bagian bahu; daerah persebarannya khusus di Indonesia bagian timur.
Nekara : benda perunggu yang mirip dengan genderang.
Nekara Perunggu : semacam berumbung dari perunggu yang berpinggang di bagian tengahnya dan sisi atasnya tertutup.
Nenek Moyang : Leluhur.
Nirleka : Zaman Tidak adanya tulisan.
Nomaden : Berpindah-pindah
Perahu Bercadik : perahu yang menggunakan bambu atau kayu yang dipasang di kiri kanannya serupa sayap sebagai alat pengatur keseimbangan agar tidak mudah terbalik.

Primitif : suatu kebudayaan masyarakat atau individu tertentu yang belum mengenal dunia luar atau jauh dari keramaian teknologi atau bisa juga Primitif mempunyai arti tidak mengenal teknologi modern.

Purba : jutaan tahun yang lalu.

Sarkofagus : kubur batu yang pada umumnya terdiri atas wadah dan tutup yang bentuk dan ukurannya sama (simetris).
Serpih : Alat yang dibuat dari serpihan batu
Tradisi : Adat kebiasaan turun temurun
Undagi :  seseorang yang memiliki keahlian atau keterampilan dalam kegiatan berproduksi.
Waruga : kubur batu yang berbentuk kubus dengan tutup berbentuk atap rumah; khusus ditemukan di Minahasa (Sulawesi Utara).
Zaman Prasejarah : zaman pada saat manusia belum mengenal tulisan.
Zaman Sejarah : zaman pada saat manusia sudah mengenal tulisan.
Advertisement
Continue Reading Below