Cara Membedakan Informasi Berupa Opini maupun Fakta Melalui Cirinya

Advertisement
Continue Reading Below
Dengan membedakan fakta dan opini melalui ciri-cirinya. Melalui ciri-ciri tersebut kita bisa membedakan jenis informasi yang kita baca. Dan dengan membedakan jenis informasi yang dibaca kita dapat memilah informasi yang baik dan benar di kemudian hari. Dan dengan demikian kita terhindar dari berita-berita atau informasi-informasi yang tidak benar.

Berikut ini kita akan membahas tentang ciri-ciri opini dan fakta. 

Cara Membedakan Informasi Berupa Opini maupun Fakta Melalui Cirinya

Informasi Berupa Opini dan Fakta

1. Ciri-ciri Opini

  • Berupa pendapat. Pendapat merupakan pikiran, pendapat, anggapan atau pemikiran seseorang tentang suatu hal. Pendapat seseorang dapat berbeda dengan orang lain. ini dipengaruhi oleh latar belakang pengetahuan dan pengalaman pada setiap orang.
  • Tidak terdapat bukti yang jelas. Opini berasal dari pemikiran manusia dan pemikiran itu merupakan sebuah ide yang belum dinyatakan buktinya di dalam kehidupan.
  • bersifat subjektif. Subjektif adalah sebuah pandangan atau perasaan diri sendiri. Dengan melalui informasi yang bersifat subjektif maka untuk menentukan kebenaran dalam informasi belum bisa jelas.
  • Belum teruji kebenarannya. Opini muncul dari sebuah pemikiran seseorang dan dari pemikiran seseorang tersebut belum bisa diketahui kebenarannya. Maka untuk mengetahui kebenarannya opini tersebut haruslah diuji secara ilmiah.
  • Peristiwa yang belum terjadi. Jika penulis menulis mengungkapkan pemikirannya berupa prediksi-prediksi dan peristiwa itu belum terjadi maka tulisan tersebut merupakan sebuah opini.

2. Ciri-ciri Fakta

    • Benar-benar terjadi dan nyata. Salah satu ciri fakta adalah jika pernyataan dalam kalimat benar-benar terjadi dan dapat dilihat dari indra baik penglihatan maupun pendengaran yang diberikan oleh pihak yang berwenang dan bertanggungjawab.
    • Teruji kebenarannya. Fakta merupakan sesuatu yang nyata. Sesuatu yang nyata dikarenakan sudah teruji kebenarannya dan didasari dengan bukti-bukti yang relevan.
    • Bukti terpublikasi secara luas. Fakta bisa muncul dari hasil penelitian dari para ahli atau ilmuwan, instansi dan organisasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan hasil penelitiannya.
    • Bersifat objektif. Objektif merupakan pernyataan umum yang telah diakui kebenarannya oleh semua atau banyak pihak.
    • Keterangan waktu dan tempat jelas. Jika berbicara fakta maka tidak lepas dengan kejadian peristiwa yang dibuktikan dengan adanya waktu dan tempat yang jelas dan memiliki kebenaran yang nyata.

    Demikian penjelasan tentang fakta dan opini. Semoga dengan mempelajari ini bisa memahami dan mampu membedakan antara opini dan fakta. Amin.

    Catatan:
    Silakan share tulisan ini kepada teman-teman jika dirasa tulisan ini bermanfaat untuk Anda. terima Kasih.

    Advertisement
    Continue Reading Below