6 Teknik belajar yang harus diwujudkan dalam bentuk aksi

Advertisement
Continue Reading Below

Guna meningkatkan kompetensi diri maka kita mesti melalui proses belajar. Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya (wikipedia). 

Agar bisa mencapai tujuan belajar maka dibutuhkan teknik belajar, berikut tujuh teknik belajar yang harus diperkuat melalui latihan atau hasil dari pengalaman.

1. Banyak membaca

Salah satu perilaku yang mendukung proses belajar adalah kebiasaan banyak membaca. Membaca merupakan sarana untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, berbagai pemikiran, pengalaman dan inovasi dapat diketahui dengan membaca. Ketahuilah bahwa buku dapat dikatakan sebagai cerita penulis yang bersumber dari hasil penelitian, pengalaman dan sebagainya dari penulis yang bernilai positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan generasi berikutnya.

2. Belajar dari berbagai sumber

Belajar bukan hanya membaca tetapi dapat pula melalui cara lain seperti melihat, mendengar dan merasakan. Olehnya itu, perbanyaklah belajar dari berbagai sumber baik itu melalui hasil penelitian, buku, karya inovatif, cerita, pengalaman bahkan hasil pengamatan 

3. Mengulang pelajaran dan mengerjakan PR sesegera mungkin

Bagi siswa, salah satu belajar yang baik dan dapat meningkatkan kompetensi sehingga pelajaran yang diberikan oleh guru dikuasai dengan baik maka sebaiknya untuk selalu mengulang pelajaran yang pernah diperoleh dan jangan menunda-nundanya termasuk mengerjakan PR sesegera mungkin. Hal ini dimaksudkan untuk membiasakan diri meraih peluang setiap ada kesempatan

4. Mempelajari materi pelajaran hingga tuntas

Kesalahan sebagian orang dan mungkin termasuk saya adalah merasa telah menguasai materi namun ternyata materi yang diperoleh belum tuntas sehingga berdampak pada kesalahan memahami materi yang diperoleh. Hal ini justru menyesatkan pikiran-pikiran kita terutama dalam pengambilan keputusan.

5. Tanyakan materi yang belum dipahami

Malu bertanya sesat di jalan, inilah salah satu pepatah bagi orang yang sok tahu. Jangan pernah malu untuk bertanya karena bertanya merupakan salah satu proses belajar bahkan bertanya menjadi instrumen wajib yang harus dimiliki sebab belajar melalui tahap bertanya lahir dari kelemahan yang berarti sesuatu yang belum diketahui.

6. Banyak latihan soal

Soal bagi siswa adalah masalah yang harus diselesaikan yang didasarkan pada materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Latihan adalah tindakan untuk membiasakan diri sehingga menguasai soal-soal yang dilatihkan. Dapat pula dikatakan sebagai pengintegrasian materi kedalam tindakan mengulang kembali pelajaran. Tujuannya adalah agar siswa mampu menguasai materi yang diajarkan termasuk kaitannya dengan soal-soal kehidupan.

Advertisement
Continue Reading Below