RESENSI BUKU : Habis Gelap Terbitlah Terang

Advertisement
Continue Reading Below
1.Identitas Buku
1.Judul :Habis Gelap Terbitlah Terang
2.Penulis                        :Armijin Pane
3.Penerbit:                      :PT(Persero)Penerbitan dan Percetakan Balai Pustaka Jalan Gunung Sahari                                             Raya No.4,Jakarta 10710
4.Tahun Terbit :2008
5.Jumlah Halaman        :267
6. Peresensi                     :Rendy Suhendra M.
7. Kelas                           :X IPS 3
8. Sekolah                       :SMA N 1 BREBES
2.Sinopsis
Raden Ajeng Kartini dilahirkan di Jepara pada tanggal 21 April 1879.Beliau merupakan putrid dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yaitu Bupati Jepara pada saat itu dan cucu dari Bupati Demak Pangeran Ario Tjondronegoro.Semasa kecil Kartini,beliau selalu mengingat bahwa laki-laki itu loba akan hak,cuma dirinya sendiri saja dipikirkanya.Di masa kecilnya itu sudah pula diajari berlaku pada anak gadis,seolah-olah anak perempuan itu lebih rendah derajatnya dari laki-laki.Saat Kartini beranjak dewasa,ia memulai menemukan jawaban dari pertanyaan yang telah muncul saat ia masih kecil dan menilai bahwa kaum perempuan pada masa itu hanyalah sebagai perhiasan kaum pria dan hanya sebagai pengurus rumah tangga saja.Dalam hati Kartini tidak bisa menerima keadaan itu meskipun beliau berasal dari keluarga bangsawan,namun ia tidak mempedulikan gelar bangsawan itu karena ia merasa penderitaan yang dirasakan oleh kaum perempuan.Dimata Kartini setiap manusia memiliki derajat yang sama,Ia sering berbaur dengan masyarakat bawah.Pada saat berbaur,Kartini selalu memberi semangat kepada kaum perempuan untuk berjuang dan meraih semua impian yang ingin di capai.Untuk itu Kartini mengecap pendidikan.Karena Kartini suka mencari ilmu dia meminta bapaknyauntuk mencari ilmu meskipun di negeri lain,tetapi tidak pernah ditanggapi oleh bapaknya.Pada mulanya kawan-kawan kartini sering berkunjung,tetapi temanya sudah tiada karena sudah berangkat ke Belanda.Untuk menghilangkan rasa sepi itu ayah Kartini mengizinkan Kartini membaca buku-buku Belanda dan menerima surat kawanya yang di Belanda.Pada akhirnya Kartini berjumpa dengan seorang laki-laki yang bernama Raden Adipati Joyoningrat yang kelak menjadi suaminya.Kartini merasa pernikahanya dengan Raden Adipati dapat membantu menggapai cita-citanya merubah derajat kaum perempuan.Pada tanggal 13 september 1904 anaknya laki-laki lahir,dan empat hari kemudian Kartini meninggal,berpisah dari orang-orang disayanginya.Makam Kartini di Bulu,dekat Rembang.
3.Kelebihan
Novel ini bisa membuat pembacanya menjadi ada semangat untuk mencapai sesuatu,gaya bahasanya bagus,dan para pembaca tahu sejarah tentang Kartini.
4.Kelemahan
Gambar isi dari novel hitam putih dan tidak jelas.
Advertisement
Continue Reading Below